Selasa, 18 Oktober 2016
Menikah adalah jalan suci dan mensucikan, jalan menuju ego Ke-semesta-an. Sebuah perjalanan ruhani yang menapakkan sayap-sayap menuju kafilah manusia suci. sebuah kesyukuran menjalin hubungan suci nan agung bersama yang dicintai.
Menjadi bagian hidup dari dirinya adalah keberuntungan dan keselamatan. menghabiskan sisa umur bersamanya adalah sebuah anugerah terbesar. Di jiwa dan pikiranku telah bertahta hanya dirinya yang akan sll bersetia dengan dirinya sampai ajal menjemput.
Setiap detik dirinya menjelma perisai keluarga. menjadi lilin lilin peradaban disetiap tempat berpijak. dia yang senantiasa berjalan menyerap energi yin dan yan . Dalam dirinya kutemukan Tuhan pada dirinya ,kulihat dia sosok laki2 yang telah menjelmakan sifat jalal dan jamalnya pada tempatnya. jiwaku telah terserap oleh keagungan dirinya, hingga dengan sendirinya jiwa ini berusaha semampu membahagiakan dirinya. karena tiada azab yang terperih selain menyakitinya. meaati suami adalah menaati Tuhan.
Selamat wedding anniversary
Semoga kita sll dalam lindunganNya. amien
Menanti Senja
Menjelang senja, Sejenak saya menengadah ke langit. Sungguh Sangat indah dan memesona. Matahari memancarkan cahaya kemilauannya yang keemasan berkaloborasi dgn cahaya api yang membakar jiwa, pancarannya begitu tajam namun menghangatkan.. Sangat memesona namun juga menikam.
Saya tiba2 mengingat saat menjeguk sosok guru ngaji saya dikampung. Dia yang tawaddu, bercahaya, setiap kata-katanya penuh hikmah dan bertaburkan cinta, dia menjelma bak manusia malakuti. Dia selalu memperlakukan orang dengan baik, walau orang itu buruk atau membencinya.
Saat menjelang ajalnya, saya melihatnya bagaikan matahari yang memancarkan keindahan dan keagungannya saat menjelang senja. Dia memancarkan wajah kebahagiaan dan seakan akan ingin menyampaikan bahwa kematian adalah kehormatan dan kebahagiaan abadi bagi setiap manusia. Kerinduan yang telah lama terpendam kini menuai perjumpaan.
Sebelum ajalnya, semua orang menangisinya dan dia berkata "kematian adalah keniscayaan dan hakNya. Setiap nafas seseorang adalah sebuah langkah menuju ajalnya. Hanya jalan yang kita tempuh menuju ajal yang berbeda, jika jalan menuju ajal selain jalan cinta maka kematian menjadi buruk dan mengerikkan. Jalan cinta itu adalah setiap perbuatan dan niat karena dan untuk Allah, jadi berpegang teguhlah pada Al Qur'an dan itrahnya jika kalian ingin selamat".
Semoga Allah senantiasa mencurahkan RahmatNya. Amien
Langganan:
Komentar (Atom)