Setelah selesai menyelesaikan tugas akhir dikampus, tiba-tiba Seorang teman menghampiri dan bertanya dengan serius. Bagaimana cara mengenal syeitan dalam diri kita???
Saya tiba-tiba tersentak mengingat pencerahan dari seorang guru. Dia mengatakan " jika engkau dibaluti rasa takut melangkah menuju kebaikan dan kebimbangan memutuskan perkara, ikutilah akalmu yang berlandaskan syariat Tuhan bukan perasaanmu. Maka kau telah melakukan perang penaklukkan terhadap egomu sendiri yang berafiliasi dgn syeitan.
Mengambil teori sun tzun "Terlebih dahulu kenalilah musuhmu dan medannya kemudian taklukkan". Musuh dalam diri manusia adalah egonya berafiliasi dengan syeitan.
Dia sangat cerdas dan licik sekali, dia akan selalu hadir dalam setiap langkah dan gerak seseorang, dan mencari celah untuk masuk mencongkol dan menggerogoti jiwa seseorang. Jika itu terjadi, maka cara cerdas melawan musuh adalah tetap fokus pada tujuan hidup dan mempercepat serta memperbanyak kebaikan yang ampuh dalam melumpuhkan musuh".
Jika akal tak mampu menjadi panglima perang dalam jiwa seseorang, maka kehinaan dan keburukan akan menjlema menjadi diri dan sepanjang hidup akan menghantui seseorang.
Masihkah kita menjadikan ego sebagai panglima dalam dirimu???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar